Diagnosis Amandel

Diagnosis amandel atau tonsilitis oleh dokter dapat dilakukan dengan cara menanyakan gejala yang dialami oleh pasien penderita radang amandel. Ada berbagai pebedaan hasil diagnosis amandel pada semua orang, hal ini bergantung pada penyebab terjadinya penyakit amandel yang dialami. Bagi anda yang ingin mengetahui secara lengkap mengenai cara diagnosa radang amandel, mari kita pelajari selengkapnya dalam artikel ini.

Diagnosis Amandel

Diagnosis Amandel

Radang amandel (tonsilitis) adalah inflamasi yang terjadi pada bagian tonsil, yaitu organ yang terletak di bagian belakang mulut atau tepatnya diatas kerongkongan.

Organ amandel berguna sebagai penangkal infeksi dan untuk pertahanan sistem kekebalan tubuh, ada dua hal yang dapat menyebabkan amandel yaitu infeksi bakteri dan virus.

Diagnosis amandel yang dilakukan oleh dokter biasanya terdapat gejala seperti kelenjar getah bening membengkak pada bagian leher, adanya bintik nanah atau abses pada tonsil dan demam tinggi. Kondisi tersebut merupakan radang amandel yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Sedangkan amandel yang terjadi akibat virus biasanya memiliki gejala yang cukup ringan, seperti halnya batuk dan pilek. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai gejala radang amandel, bisa anda baca dalam artikel berjudul gejala amandel yang sudah saya tulus waktu lalu.

Untuk menguatkan pemeriksaan, dokter akan melakukan beberapa praktek dengan memeriksa beberapa bagian tubuh kita, diantaranya :

  • Tenggorokan.
  • Hidung.
  • Telinga.
  • Bagian leher, jika terasa ada benjolan kelenjar getah bening pada leher.

Selain memeriksa bagian tenggorokan, dokter juga memeriksa telinga karena infeksi bakteri pada tonsil dapat menyebar pada bagian hidung dan telinga. Infeksi yang sudah menyebar biasanya menyebabkan sakit telinga atau susah bernafas ketika tidur.

Pemeriksaan juga dapat dilakukan dengan mendeteksi ruam kemerahan yang terjadi akibat infeksi streptococcus, diagnosis amandel seperti ini dilakukan untuk mematikan kondisi dan tingkat parahnya radang amandel yang di alami.

Jika diperlukan diagnosis yang lebih lanjut, dokter akan mengambil sampel darah dan apusan tenggorokan ke labolaturium, kemudian di tes dan dipastikan apakah penderita memiliki penyakit lain atau tidak, contoh penyakitnya seperti demam kelenjar atau lain sebagainya.

Agar terhindar dari penyakit amandel, baiknya anda selalu menjaga kebiasaan hidup sehat, mengonsumsi makanan yang tepat dan menjaga kebersihan.

Itulah diagnosis radang amandel yang dapat kami tulis.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda yang ingin melakukan pengobatan radang amandel.

Salam sehat untuk seluruh keluarga indonesia.

Posted By Solusi Amandel